DEMI SANG WAKTU…

DEMI SANG WAKTU…

(Oleh DA. Setiawan)

وَالْعَصْرِ

إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ

 

“DEMI SANG WAKTU. SESUNGGUHNYA MANUSIA BERADA DALAM KERUGIAN…” (QS. Al-Ashr: 1 – 2)

 

            Betapa pentingkah waktu, hingga Allah secara pribadi mendeklrasikannya? Tentu saja! Banyak orang menganggap waktu sebagai sesuatu yang berlalu saja. Suatu rutinitas yang tidak memiliki makna apa-apa. Padahal, waktu merupakan anugerah besar dari Allah. Waktulah yang menentukan kesuksesan setiap manusia dalam hidupnya, baik semasa di dunia maupun ketika di akhirat nanti.

            Permasalahannya sekarang, adakah batasan bagi waktu? Kita tahu, manusia membatasi waktu menjadi 24 jam dalam sehari dan semalam. Bagaimana dengan di bulan? Apakah juga terdapat pembatasan waktu? Dan bagaimana pulan dengan planet-planet lain? (lagi…)

Published in: on 5 Agustus 2009 at 2:10 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Kita Bukan Pecundang!

Kita Bukan Pecundang!

(Oleh DA. Setiawan)

Minder? Tidak percaya diri? Tentu kita pernah mengalaminya bukan? Ketika kita berhadapan dengan orang yang lebih tinggi derajatnya dari kita. Ketika kita hendak memulai melakukan sesuatu, atau bahkan ketika kita ingin mengajak menikah seseorang. Dalam keadaan seperti itu, muncul perasaan takut atau was-was dalam diri kita. Perasaan bahwa kita hanyalah orang yang tidak penting…hanyalah warga kelas dua. Kita pun seringkali takut mengalami kegagalan atas usaha kita. Padahal, kita belum melakukan apa-apa. Ibarat perang, kita telah merasa kalah sebelum berperang.

Lantas, bagaimana sebenarnya Islam memandang perasaan semacam ini? Apakah minder itu diperbolehkan? (lagi…)

Published in: on 5 Agustus 2009 at 2:04 pm  Komentar (1)  
Tags: , , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.