PESAN RINDU

PESAN RINDU

Cinta,

Pinjami aku pena hatimu

Ingin ku tulis

Sebuah pesan untuk sahabatmu: Rindu!

Engkau adalah sebait pagi pada sajak malamku. Engkau adalah selaksa cahaya di gelap langit hatiku. Engkau telah kujadikan setangkai bidadari di taman surgaku. Engkau, kesempurnaan jiwaku…”

Cinta,

Uluri aku tangan kasihmu

Ingin ku ukir

Sebuah prasasti untuk perempuanku

Biarlah senja karam di atas ombakmu. Engkau tetap berlayar bersama biduk hatiku. Biarlah matahari tenggelam di garis pantaimu. Engkau tetap memijak tanah jantungku. Biarlah bintang menghujam atap-atap malam. Engkau tetap bersandar di palung hatiku.”

Cinta,

Beri aku warna-warnimu

Ingin ku goreskan

Sebuah pelangi untuk labuhan jiwaku

“Tak terhitung berapa kali embun pagi tetesi hari. Dirimu, satu di hatiku. Tak terbilang seberapa terang matahari sapu bumi. Hatimu terendap dalam jiwaku.”

Cinta,

Berdua, kita harus bicara.

9 Oktober 2006 (DA. Setiawan)

Diterbitkan di: on 2 Agustus 2009 at 6:18 am  Komentar (1)  

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://oaseislam.wordpress.com/2009/08/02/pesan-rindu/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Satu komentarTinggalkan komentar

  1. Romantis banget…Aku setuju yang namanya cinta itu memang harus dibicarakan…berdua!!!


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.